Wednesday, August 5, 2015

Jenis Batu Bacan part 1

Caraspot sangat berharap penjelasan ini dibuat seakurat mungkin dengan artikel yang berkualitas yang mengulas tuntas segala macam batu bacan termahal yang berkulitas tinggi hingga yang termurah dengan harga kurang dari 1 juta rupiah. Gunanya sudah barang tentu agar anda yang berminat membeli bisa tahu secara pasti segala seluk beluknya tanpa harus bingung lagi mencari referensi karena di sini sudah terpercaya dan bisa diandalkan. Semua poin penting soal BACAN akan dikupas tuntas di sini, bahkan hingga sisi unik yang ada dalam jenisnya, mulai dari Obi, Palamea hingga Doko yang fenomenal tersebut.

1.  Batu Bacan Doko

batu akik bacan doko kualitas super no. 1Batu bacan Doko adalah salah satu dari sekian banyak jenis yang memiliki nilai jual tinggi dan masuk dalam jenis batu akik termahal yang sudah kami bahas tuntas sebelumnya. Tempat asal penambangannya adalah, sesuai dengan namanya, berada di desa Doko Maluku Utara, lebih tepat lagi berada di Halmahera, kecamatan Bacan Barat yang masih dalam pulau Kasiruta. Warna dominan dari dari Doko ini adalah hijau, ada yang warnanya hijau tua agak kehitaman dan ada pula yang hijau bening. Banyak yang menyebut bahwa ini adalah ‘batu hidup’. Ini karena kemampuan batu permata ini untuk melakukan metamorfosis layaknya tumbuhan, atau kalau para maniak Akik menyebutnya melakukan pengkristalan yang mana dari awalnya memiliki seat atau guratan di dalamnya, lambat laun akan berubah menjadi bening dan bersih. Di samping itu, keunikan lain yang didapati dari batu bacan ini adalah karena ia mampu menyerap unsur logam yang melekat padanya, misalnya saja dibuat dalam bentuk batu cincin kemudian pengikat atau gagangnya dari emas, maka lama kelamaan akan terlihat seperti bintik emas di permukaannya karena kemampuan yang kita sebutkan tadi, yaitu bisa menyerap unsur yang ada didekatnya. Luar biasakan? itulah sebabnya hingga kini, kualitas super dari batu mulia ini diburu dan berada di peringkat no. 1 dari semua jenis akik yang ada. Anda bisa cek di Google Trend yang mana ia masuk dalam 3 besar pencarian di mesin pencari.

Keunikannya…

Ternyata sejak beratus tahun yang lalu masyarakat Tidore, Ternate, dan Jailolo sudah mengenal ini sebagai batu mulai berharga dan sering dijadikan sebagai perhiasan untuk keperluan pesta dan selainnya. Di samping itu harga dari bacan doko ini bisa dibilang mengalahkan emas, karena untuk yang Super Kristal dibandrol hingga Rp. 18 juta dengan spesifikasi: 40,58 Ct (karat).
Ada juga yang telah membuktikan kalau ternyata batu mulia ini bisa berfungsi layaknya ujung jari seseorang dalam menggunakan hanphone layar sentuh atau touchscreen. Ini karena unsur metalik khusus yang terdapat di dalamnya.
Di Korea yang merupakan salah satu negara yang menjadi konsumen batu bacan asal Indonesia mengenalnya dengan sebutan Green Jade atau batu jade hijau. Selain itu, India juga menjadi salah satu negara yang senang produk asal negara kita dan banyak melakukan impor untuk barang ini.

2.  Batu Akik Palamea

 

 

Sama halnya dengan jenis Doko, batu bacan Palamea juga diambil dari nama desa dimana ia banyak ditemukan, yakni di desa Palamea yang juga masih masuk dalam area Halmahera, Bacan Barat. Warna dominan dari jenis gemstone ini adalah hijau yang agak kebiruan. Adapun dari segi guratan atau serat yang ada di dalamnya, ia jauh lebih bening dari Doko setelah mengalami proses kristalisasi. Tapi kalau dari segi harga tentu Palamea ini kalah jauh dari saudaranya yang pertama di atas, bahakan bisa setengahnya. Dan satu hal lagi yang perlu diketahui para pecinta batu permata Palamea bahwa kandungan kapur di dalamnya jauh lebih banyak dari yang berasal dari Doko, itu pula mungkin sebabnya kualitas dan harganya kalah. Sekalipun sebenarnya kalau dalam ilmu perbatuan warna biru cenderung lebih berkelas, seperti halnya pada batu Safir jenis Blue Saffire menjadi yang terbaik dikelasnya.
Hal lain yang belum di bahas mengenai batu bacan doko maupun palamea dan jenis lainnya adalah tingkat kekerasannya yang bisa mencapai 7,5 skalah Mohs. Tapi itu untuk yang sudah mengalami proses pengkristalan yang lebih lama selama beratus tahun, dan adapun yang masih tergolong muda, dalam artian pengkristalannya masih baru terjadi, umumnya kekerasannya hanya berkisar 3-4 Mohs. Itu pula sebabnya mengapa anda harus jeli ketika membeli batu cincin ini, karena tidak semua bisa digolongkan dalam kualitas super, ada juga yang biasa saja dan harganya seharusnya juga lebih murah. Nah, agar tidak mudah tertipu ketahui juga cara membedakannya:
  • Buktikan dengan digosok menggunakan kaca, jika ia memang bacan asli yang berkualitas maka tidak akan ada goresan yang timbul, malah ujung kacanya yang akan terlihat hancur.
  • Perhatikan seratnya karena umumnya yang asli dan ‘masih hidup’ memiliki guratan yang jelas di dalamnya. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan senter sorot khusus. Hati-hati pula dengan barang mirip asli yang biasa dikenal dengan istilah ‘Bacin’ atau Bacan Palamea Cina yang bentuknya tak memiliki serat sama sekali dan kelihatan bening dan mulus.
  • Tanyakan ada sertifikat nya atau tidak, dan bila ada, pastikan apakah resmi dibuat dari Laboratorium Gemologi terpercaya yang telah kita bahas sebelumnya yang juga bisa anda temukan di dalamnya alamat mana saja tempat pembuatan sertifikat batu akik tersebut.
  • Baca info lebih lengkapnya mengenai : Cara Membedakan Batu Akik Asli atau Palsu yang telah kami bahas pada artikel sebelumnya. Di sana anda akan bisa tahu apa saja cara mengetes sehingga kita bisa tau pasti kualitas batunya, termasuk untuk yang Bacan.
sumber: caraspot.com

No comments:

Post a Comment