1. Batu Bacan Doko
Keunikannya…
Ternyata sejak beratus tahun yang lalu masyarakat Tidore, Ternate, dan Jailolo sudah mengenal ini sebagai batu mulai berharga dan sering dijadikan sebagai perhiasan untuk keperluan pesta dan selainnya. Di samping itu harga dari bacan doko ini bisa dibilang mengalahkan emas, karena untuk yang Super Kristal dibandrol hingga Rp. 18 juta dengan spesifikasi: 40,58 Ct (karat).Ada juga yang telah membuktikan kalau ternyata batu mulia ini bisa berfungsi layaknya ujung jari seseorang dalam menggunakan hanphone layar sentuh atau touchscreen. Ini karena unsur metalik khusus yang terdapat di dalamnya.
Di Korea yang merupakan salah satu negara yang menjadi konsumen batu bacan asal Indonesia mengenalnya dengan sebutan Green Jade atau batu jade hijau. Selain itu, India juga menjadi salah satu negara yang senang produk asal negara kita dan banyak melakukan impor untuk barang ini.
2. Batu Akik Palamea
Sama halnya dengan jenis Doko, batu bacan Palamea juga diambil dari nama desa dimana ia banyak ditemukan, yakni di desa Palamea yang juga masih masuk dalam area Halmahera, Bacan Barat. Warna dominan dari jenis gemstone ini adalah hijau yang agak kebiruan. Adapun dari segi guratan atau serat yang ada di dalamnya, ia jauh lebih bening dari Doko setelah mengalami proses kristalisasi. Tapi kalau dari segi harga tentu Palamea ini kalah jauh dari saudaranya yang pertama di atas, bahakan bisa setengahnya. Dan satu hal lagi yang perlu diketahui para pecinta batu permata Palamea bahwa kandungan kapur di dalamnya jauh lebih banyak dari yang berasal dari Doko, itu pula mungkin sebabnya kualitas dan harganya kalah. Sekalipun sebenarnya kalau dalam ilmu perbatuan warna biru cenderung lebih berkelas, seperti halnya pada batu Safir jenis Blue Saffire menjadi yang terbaik dikelasnya.
Hal lain yang belum di bahas mengenai batu bacan doko maupun palamea dan jenis lainnya adalah tingkat kekerasannya yang bisa mencapai 7,5 skalah Mohs. Tapi itu untuk yang sudah mengalami proses pengkristalan yang lebih lama selama beratus tahun, dan adapun yang masih tergolong muda, dalam artian pengkristalannya masih baru terjadi, umumnya kekerasannya hanya berkisar 3-4 Mohs. Itu pula sebabnya mengapa anda harus jeli ketika membeli batu cincin ini, karena tidak semua bisa digolongkan dalam kualitas super, ada juga yang biasa saja dan harganya seharusnya juga lebih murah. Nah, agar tidak mudah tertipu ketahui juga cara membedakannya:
- Buktikan dengan digosok menggunakan kaca, jika ia memang bacan asli yang berkualitas maka tidak akan ada goresan yang timbul, malah ujung kacanya yang akan terlihat hancur.
- Perhatikan seratnya karena umumnya yang asli dan ‘masih hidup’ memiliki guratan yang jelas di dalamnya. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan senter sorot khusus. Hati-hati pula dengan barang mirip asli yang biasa dikenal dengan istilah ‘Bacin’ atau Bacan Palamea Cina yang bentuknya tak memiliki serat sama sekali dan kelihatan bening dan mulus.
- Tanyakan ada sertifikat nya atau tidak, dan bila ada, pastikan apakah resmi dibuat dari Laboratorium Gemologi terpercaya yang telah kita bahas sebelumnya yang juga bisa anda temukan di dalamnya alamat mana saja tempat pembuatan sertifikat batu akik tersebut.
- Baca info lebih lengkapnya mengenai : Cara Membedakan Batu Akik Asli atau Palsu yang telah kami bahas pada artikel sebelumnya. Di sana anda akan bisa tahu apa saja cara mengetes sehingga kita bisa tau pasti kualitas batunya, termasuk untuk yang Bacan.

No comments:
Post a Comment